Honda Pamerkan Jalan yang Mengisi Daya EV saat Melaju. Uji di Tol Tateyama Mulai Tahun Fiskal 2027
Honda memajang mock-up pengisian daya nirkabel untuk EV yang sedang melaju di Japan Mobility Show Bizweek 2026, 13 Oktober. Sistem buatan Honda R&D, Taisei, dan Taisei Rotec ini dibidik sampai 150 kW untuk truk dan akan diuji di 300 meter lajur utama Tol Tateyama mulai tahun fiskal 2027.
Honda untuk pertama kalinya memajang mock-up teknologi pengisian daya nirkabel bagi mobil listrik yang sedang melaju, di Japan Mobility Show Bizweek 2026 yang dibuka Selasa (13/10/2026) di Makuhari Messe, Chiba. Sistem itu menanam unit pemancar daya di bawah aspal, lalu mengirim listrik ke unit penerima di kolong mobil ketika mobil melintas di atasnya.
Pameran berlangsung sampai Jumat (16/10). Mock-up itu dipajang di zona pengisian daya nirkabel saat melaju, bagian dari paviliun bersama Japan Automobile Manufacturers Association (JAMA) yang menurut Car Watch terbagi dalam enam zona dan diisi 14 perusahaan anggota. Teknologinya sendiri diumumkan Honda R&D, anak usaha riset Honda, bersama kontraktor Taisei Corporation dan Taisei Rotec pada 5 Oktober. Ketiganya berencana menguji sistem itu di jalan umum mulai tahun fiskal 2027 Jepang, yang dimulai 1 April 2027.
Inverter dan Kumparan dalam Satu Unit
Pembagian kerjanya dirinci dalam siaran pers Honda. Taisei membuat catu daya arus searah (DC) di sisi darat. Honda R&D membuat unit pemancar yang ditanam di jalan, disebut ground assembly (GA), serta sistem kendaraan dengan unit penerima, vehicle assembly (VA). Taisei Rotec mengurus cara menanam unit itu ke perkerasan jalan dan menguji ketahanannya.
Klaim teknis utamanya ada di unit GA. Honda menyebut unit itu menyatukan inverter dan kumparan dalam satu modul, struktur yang diklaim pertama di dunia. Klaim itu diberi pagar dalam catatan kaki: pertama di antara yang diungkap ke publik per akhir September 2026, berdasarkan riset Honda sendiri. Karena tiap unit sudah membawa inverter, listrik bisa dialirkan ke deretan unit di bawah jalan dalam bentuk DC. Menurut Honda, cara ini menyederhanakan kabel di bagian yang ditanam dan memangkas jumlah komponen serta pekerjaan pemasangan. Unitnya juga dirancang untuk dipasang dengan mengupas lapisan aspal lalu menanamnya, sehingga bisa ikut dipasang ketika jalan diaspal ulang.
Pengujian sejauh ini berlangsung di jalur tes T-FIELD/SATTE milik grup Taisei di Satte, Prefektur Saitama. Sasarannya kendaraan niaga besar. Unit GA dan struktur perkerasannya harus tahan dilindas kendaraan dengan berat kotor sekitar 20 ton.
100 Km per Jam di Atas Satu Kumparan
Detail yang lebih konkret datang dari penjelasan di stan. Sato (佐藤哲), kepala insinyur di Pusat Riset Terpadu Honda R&D yang menangani unit tenaga listrik, mengatakan kepada Car Watch bahwa rintangan tersulit adalah mendeteksi mobil yang melaju kencang dan menyalakan kumparan tepat pada saatnya. Kumparan di jalan tidak boleh memancar terus-menerus. Selain boros energi, pancaran tanpa henti terbentur pedoman perlindungan gelombang radio dari Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang. Sistemnya hanya menyalakan kumparan yang tepat berada di bawah mobil.
Menurut Sato, uji lintas dengan satu kumparan sudah selesai pada kecepatan 100 km per jam, setara kecepatan jelajah di jalan tol, dengan efisiensi transfer yang ia sebut baik. Dalam simulasi dan uji dengan banyak kumparan berderet, listrik yang masuk ke baterai secara hitungan melampaui listrik yang terpakai untuk berjalan. Sato menyebut timnya sudah mendapat gambaran kinerja ketika, secara teori, sisa baterai tidak berkurang atau malah bertambah selama mobil terus berada di lajur pengisian. Di fasilitas uji, unit ditanam sekitar 5 cm di bawah permukaan aspal. Kedalaman untuk jalan umum masih harus diverifikasi.
Catatan: Kecepatan uji 100 km per jam, efisiensi, dan klaim baterai yang tidak berkurang hanya berasal dari wawancara Car Watch di pameran. Siaran pers Honda dan Taisei tidak menyebut kecepatan uji maupun angka efisiensi.
Daya maksimum yang dibidik adalah 150 kW. Siaran pers Honda menempatkan angka itu sebagai target verifikasi untuk kendaraan niaga besar. Taisei, dalam rilisnya pada hari yang sama, menyebut sistem itu dirancang untuk kelas pengisian sampai 150 kW dan termasuk yang terbesar di Jepang.
Jalur Uji 300 Meter di Tol Tateyama
Tahap berikutnya dimulai akhir 2026. Ketiga perusahaan akan membangun jalur uji di T-FIELD/TAMRA, fasilitas lain milik grup Taisei, untuk uji ketahanan setara satu juta lintasan roda dengan beban 49 kN per roda, uji kinerja pengisian saat melaju, dan uji penanganan kebocoran medan elektromagnetik.
Sesudah itu datang jalan tol sungguhan. Honda R&D dan Taisei terdaftar sebagai salah satu dari dua tim di Proyek Tateyama, yang menurut East Nippon Expressway Company (NEXCO East) adalah uji pengisian nirkabel saat melaju pertama di Jepang yang digelar di lajur utama jalan tol. Dalam siaran pers 26 Mei 2026, NEXCO East menyebut lokasinya di lajur utama Tol Tateyama dekat Kimitsu PA, Prefektur Chiba, sepanjang sekitar 300 meter, dengan beberapa kali pengujian mulai tahun fiskal 2027. Tim kedua terdiri atas Toyota, Denso, dan kontraktor Obayashi, dengan dukungan laboratorium Fujimoto-Shimizu di Universitas Tokyo. NEXCO East juga menulis bahwa kumparan hanya memancarkan daya bila mendeteksi kendaraan yang dilengkapi sistem ini, jadi mobil biasa yang melintas tidak akan dialiri listrik.
Tiga ratus meter tentu belum jalan raya. Persoalan berikutnya, menurut penjelasan di stan yang dikutip Car Watch, justru persoalan aspal: alur roda, lendutan, dan retak akibat truk berat tidak boleh merusak kumparan dan papan elektronik di dalamnya. Pemasangan juga harus cepat supaya penutupan lajur sesingkat mungkin, misalnya dengan unit siap pasang atau ikut menumpang pekerjaan perbaikan jalan.
Truk Dulu, Mobil Pribadi Belakangan
Honda tidak menjanjikan apa pun untuk mobil pribadi dalam waktu dekat. Siaran persnya menyebut sasaran awal adalah sektor logistik dan transportasi, tempat manfaat teknologi ini dinilai paling besar. Car Watch menulis bahwa lokasi yang dibayangkan untuk didahulukan antara lain lajur pendakian jalan tol, jalan arteri utama, dan rute bus serta truk. Media itu juga menulis bahwa bila pengisian di jalan menjadi infrastruktur umum, kapasitas baterai mobil listrik bisa dipangkas sampai separuh atau kurang, dengan target penerapan pada awal 2030-an.
Catatan: Target awal 2030-an dan potensi pemangkasan baterai muncul di artikel Car Watch. GEREGET tidak menemukannya di siaran pers Honda, Taisei, maupun NEXCO East.
Waktunya terasa kontras dengan arah bisnis Honda. Empat hari setelah pengumuman ini, pada 9 Oktober, Honda merilis nama Honda Hybrid untuk sistem hibrida generasi barunya dan menulis bahwa sumber daya pengembangan serta produksinya sedang dialihkan ke bisnis hibrida. Riset pengisian di jalan, yang menurut Honda dikerjakan sejak 2021, tetap berjalan sebagai taruhan jangka panjang. Car Watch mencatat bahwa menurut Honda proyek ini mustahil diwujudkan oleh tiga perusahaan saja, dan siaran pers Honda menyebut kebutuhan kerja sama dengan pengelola infrastruktur jalan, instansi pemerintah, dan perusahaan energi.
Panggung berikutnya dekat. Honda menjadwalkan memamerkan teknologi yang sama di ITS World Congress 2026 di Gangneung, Korea Selatan, pada 19 sampai 23 Oktober.
Catatan / Referensi
- Honda, Topics, "Honda Develops Underlaying Technology for In-motion Wireless Charging of EVs, Including Large Commercial Vehicles", 5 Okt 2026 (EN, PDF, dan versi Jepang): pembagian peran tiga perusahaan, unit GA dengan inverter dan kumparan terintegrasi ("world's first... publicly disclosed as of the end of September 2026"), truk sekitar 20 ton, jalur uji T-FIELD/SATTE dan T-FIELD/TAMRA, uji 1 juta lintasan roda (49 kN), target verifikasi sampai 150 kW, Proyek Tateyama, riset sejak 2021, sasaran awal logistik, JMS Bizweek dan ITS World Congress. Ilustrasi resmi dipakai sebagai gambar utama. https://global.honda/en/topics/2026/c_2026-10-05beng.html · https://global.honda/jp/topics/2026/c_2026-10-05b.html
- Taisei Corporation, rilis 5 Okt 2026 (bahasa Jepang): sistem dirancang untuk pengisian kelas maksimum 150 kW, termasuk yang terbesar di Jepang; kendaraan kelas 20 ton. https://www.taisei.co.jp/about_us/wn/2026/261005_11194.html
- NEXCO East (East Nippon Expressway), siaran pers 26 Mei 2026: Proyek Tateyama, uji pertama di Jepang pada lajur utama tol, dekat Kimitsu PA, sekitar 300 m, mulai tahun fiskal 2027, dua tim (Honda R&D/Taisei; Toyota/Denso/Obayashi), dukungan lab Fujimoto-Shimizu Universitas Tokyo, kumparan hanya menyala untuk kendaraan berperangkat. https://www.e-nexco.co.jp/pressroom/head_office/2026/0526/00016228.html
- Car Watch (塩谷公邦), "【JMS2026】ホンダが「走行中無線給電」のモックアップ初公開", 13 Okt 2026 14.05 JST: mock-up pertama kali dipamerkan, keterangan kepala insinyur Sato soal deteksi kendaraan, pedoman gelombang radio, uji 100 km/jam, hitungan neraca energi, kedalaman sekitar 5 cm, tantangan perkerasan, lokasi prioritas, potensi pemangkasan baterai, target awal 2030-an. https://car.watch.impress.co.jp/docs/news/2147620.html
- Car Watch (小林隆), 13 Okt 2026: JMS Bizweek 2026 di Makuhari Messe 13–16 Okt, enam zona pameran bersama JAMA, 14 perusahaan anggota. https://car.watch.impress.co.jp/docs/news/2147588.html
- Honda, "Honda Announces 'Honda Hybrid' as Name of Next-generation Hybrid System", 9 Okt 2026: pengalihan sumber daya pengembangan dan produksi ke bisnis hibrida. https://global.honda/en/newsroom/news/2026/4261009eng.html
- Catatan GEREGET: Nama depan kepala insinyur ditulis dalam aksara aslinya (佐藤哲) karena cara bacanya tidak dicantumkan Car Watch. Honda belum mengumumkan model mobil, tarif, atau rencana untuk pasar di luar Jepang. Lini waktu dan angka yang hanya muncul di Car Watch ditandai di badan artikel.