OpenAI Jual GPT-6 Astra lewat Google Cloud. Baru Pratinjau Privat, Harga Belum Diumumkan
OpenAI memasukkan GPT-6 Astra, GPT-6.1 Sol, GPT-6 Luna, dan Codex ke Model Garden Google Cloud, dibayar lewat tagihan Google. Aksesnya masih pratinjau privat untuk pelanggan korporat terpilih. Harga dan daftar region belum diumumkan; ketersediaan umum dijanjikan dalam beberapa pekan.
OpenAI mulai menjual model-model andalannya lewat Google Cloud, platform awan milik perusahaan yang menjadi pesaing terdekatnya di urusan model AI dan mesin pencari. GPT-6 Astra, GPT-6.1 Sol, dan GPT-6 Luna kini masuk Model Garden, katalog model di Google Cloud, bersama Codex, agen pemrograman buatan OpenAI. OpenAI menerbitkan pengumumannya pada Rabu (21/10/2026) pukul 19.00 WIB, dan Google Cloud memuat tulisan pendamping di blognya pada hari yang sama.
Aksesnya belum terbuka untuk semua orang. Menurut blog Google Cloud yang ditulis Michael Gerstenhaber, wakil presiden manajemen produk Gemini di Google Cloud, ketiga model itu sedang digulirkan dalam pratinjau privat (private preview) untuk pelanggan korporat terpilih, dan perusahaan lain diminta mengisi formulir minat. OpenAI menulis bahwa ketersediaan umum direncanakan "dalam beberapa pekan mendatang". Tidak satu pun dari dua pengumuman itu mencantumkan harga per token atau daftar region tempat model tersebut berjalan.
Satu Tagihan, Potong dari Komitmen
Daya tarik utama yang ditawarkan Google ada di urusan pembayaran, bukan di kemampuan model. Pemakaian model OpenAI ditransaksikan lewat Google Cloud Marketplace, sehingga seluruh tagihannya muncul di satu invoice Google Cloud. Perusahaan yang sudah meneken komitmen belanja dengan Google Cloud boleh memotong pembelian ini dari komitmen tersebut, dan pemakaiannya dihitung ke Flexible Savings Plans lintas penyedia model, tulis Gerstenhaber.
Detail itu terdengar teknis, tetapi bagi bagian pengadaan perusahaan besar artinya konkret. Tim yang sudah terikat kontrak multitahun dengan Google tidak perlu membuka kontrak baru dengan OpenAI untuk mencoba Astra. Anggaran awan yang sudah disetujui bisa langsung dipakai.
Google mendeskripsikan ketiga model dengan bahasanya sendiri. Astra disebut dirancang untuk pekerjaan berat seperti pemrograman, penggunaan komputer, pekerjaan profesional, dan riset ilmiah. Sol, yang dirilis OpenAI akhir September, diklaim mendekati kecerdasan Astra dengan biaya lebih rendah. Luna diposisikan sebagai model cepat dan hemat untuk pekerjaan sehari-hari dalam skala besar.
Codex juga ikut. Mulai Rabu, menurut Google, pengembang bisa menyambungkan Codex CLI dan aplikasi desktop Codex di komputer mereka langsung ke platform Gemini milik Google Cloud untuk menjalankan inferensi. OpenAI menambahkan bahwa modelnya "segera" hadir di Google Antigravity, alat pemrograman berbasis agen buatan Google, dan di Gemini Agent. Blog Google sendiri menulis model itu akan segera masuk Gemini for business.
Klaim Data Tetap di Dalam Pagar
Klaim keamanan Google disusun untuk industri yang diatur ketat, seperti perbankan dan kesehatan. Menurut blog Google Cloud, prompt, konteks, dan keluaran pelanggan tetap berada di dalam batas data (data perimeter) pelanggan dan tidak pernah dipakai untuk melatih model dasar. Model OpenAI berjalan di infrastruktur Google Cloud yang didedikasikan, dan semua kueri melewati gateway terisolasi.
Sebagian janji itu masih berstatus "segera". Opsi Zero Data Retention, yaitu tanpa penyimpanan data sama sekali, dan Confidential Compute, komputasi dengan memori terenkripsi saat diproses, keduanya ditulis Google sebagai fitur yang akan datang. Untuk pratinjau yang sedang berjalan, pelanggan perlu menanyakan sendiri fitur mana yang sudah aktif di akun mereka.
Google juga memasang satu klaim pemasaran yang perlu dibaca dengan jarak. Perusahaan itu menyebut Google Cloud kini "satu-satunya penyedia awan hyperscale" yang menawarkan akses ke ketiga model bahasa besar sumber tertutup terdepan, di samping lebih dari 200 model lain. Google tidak menyebut namanya, tetapi platform itu memang sudah menjual Gemini dan Claude buatan Anthropic sebelum OpenAI datang. Klaim ini bertahan selama Microsoft Azure dan Amazon Web Services tidak menjual Gemini, dan Google tidak menjelaskan siapa yang menentukan daftar "terdepan" itu.
Pintu yang Dibuka pada April
Setahun lalu, kesepakatan semacam ini belum dimungkinkan kontrak. Dalam perjanjian baru dengan Microsoft yang diumumkan 28 Oktober 2025, OpenAI masih menulis bahwa Microsoft memegang eksklusivitas API di Azure sampai AGI tercapai, dan produk API yang dikembangkan bersama pihak ketiga tetap eksklusif di Azure. Pernyataan bersama kedua perusahaan pada 27 Februari 2026 mengulang poin itu: Azure tetap satu-satunya penyedia awan untuk API OpenAI.
Aturan itu berubah pada 27 April 2026. Dalam amandemen yang diumumkan hari itu, OpenAI menulis bahwa ia kini boleh melayani semua produknya kepada pelanggan di penyedia awan mana pun, sementara lisensi Microsoft atas kekayaan intelektual OpenAI menjadi non-eksklusif. Microsoft tetap disebut mitra awan utama, dan produk OpenAI dirilis lebih dulu di Azure kecuali Microsoft tidak bisa atau memilih tidak mendukung kemampuan yang dibutuhkan. Kalimat "Microsoft tetap menjadi mitra awan utama OpenAI" kembali muncul di ujung pengumuman Rabu.
Amazon bergerak paling cepat. Sehari setelah amandemen itu, pada 28 April, AWS membuka model OpenAI, Codex, dan Managed Agents di Amazon Bedrock dalam pratinjau terbatas. GPT-5.5 dan GPT-5.4 menjadi tersedia umum di Bedrock pada 1 Juni, dan AWS menulis bahwa harganya sama dengan tarif langsung OpenAI. Google datang hampir enam bulan kemudian, dengan model generasi yang lebih baru.
Preseden Bedrock itu satu-satunya petunjuk harga yang ada. Apakah Google akan mengikuti pola yang sama, belum ada yang menyatakannya.
Siapa Mengambil Potongan
Hubungan OpenAI dengan Google sudah lebih rumit dari sekadar rival. Reuters mencatat bahwa Google lebih dulu meneken kesepakatan untuk memasok kapasitas komputasi awan kepada OpenAI tahun lalu, dan bahwa penyedia awan biasanya mengambil potongan dari penjualan model di platform mereka. Besaran potongan untuk kesepakatan ini tidak diungkap.
Angka pembanding datang dari pesaing OpenAI. Anthropic, menurut dokumen penawaran saham perdananya yang dibaca Reuters, memperoleh 47 persen pendapatan 2025 lewat platform awan Amazon dan Google. Bagi OpenAI, yang sampai April hanya menjual API secara langsung dan lewat Azure, angka itu menggambarkan seberapa besar pasar korporat yang membeli model AI lewat kontrak awan yang sudah ada.
Thomas Kurian, CEO Google Cloud, membingkai kesepakatan ini sebagai soal pilihan. "Kami fokus memberi pelanggan pilihan model yang luas, termasuk dari OpenAI, sehingga mereka bisa memilih model yang tepat untuk setiap pekerjaan," kata Kurian dalam pengumuman OpenAI. Presiden OpenAI Greg Brockman menyebut langkah ini cara membawa model dan Codex "ke tempat pelanggan sudah membangun".
Pilihan itu juga berarti persaingan di rak yang sama. Mike Leone, analis Moor Insights & Strategy, mengatakan kepada Axios, sebagaimana dikutip The Next Web, bahwa Gemini kini harus memenangkan pelanggan "dengan OpenAI duduk tepat di sebelahnya". Box, perusahaan pengelola konten, sudah menyatakan akan memakai model OpenAI lewat Google Cloud, menurut kutipan wakil presidennya, Yashodha Bhavnani, di blog Google.
Region Jakarta Belum Disebut
Google Cloud punya region Jakarta sejak 2020, dan banyak perusahaan di Indonesia memilihnya karena urusan lokasi data di bawah Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi. Pengumuman Rabu tidak menyebut apakah model OpenAI tersedia di region itu, dan Google juga tidak memuat daftar region di blognya.
Region bukan satu-satunya yang kosong. Sebelum memindahkan beban kerja dari API langsung OpenAI atau dari Azure, tim teknis perlu meminta perwakilan Google menuliskan tarif per token dan membandingkannya dengan tarif langsung OpenAI. Status fitur data yang masih berlabel "segera" juga perlu dipastikan untuk akun pratinjau masing-masing.
Ketersediaan umum dijanjikan dalam beberapa pekan. Sampai saat itu, harga dan peta region menjadi dua hal yang menentukan apakah kesepakatan ini hanya menambah satu jalur pembayaran, atau benar-benar memindahkan belanja AI perusahaan dari Azure ke Google.
Catatan / Referensi
- OpenAI, "OpenAI models are coming to Google Cloud", 21 Okt 2026 (12.00 UTC): Model Garden, Codex, Google Cloud Marketplace, potong komitmen GCP, Antigravity dan Gemini Agent "segera", kutipan Brockman dan Kurian, GA "dalam beberapa pekan", Microsoft tetap mitra awan utama. Tanpa harga dan region. https://openai.com/index/openai-models-google-cloud/
- Google Cloud Blog (Michael Gerstenhaber), "Google Cloud brings OpenAI models to customers", 21 Okt 2026: deskripsi Astra/Sol/Luna, pratinjau privat untuk pelanggan korporat terpilih, satu invoice, Flexible Savings Plans, batas data, ZDR dan Confidential Compute "segera", klaim "satu-satunya hyperscaler" dengan tiga model tertutup terdepan dan 200+ model, kutipan Box. https://cloud.google.com/blog/products/ai-machine-learning/google-cloud-brings-openai-models-to-customers
- OpenAI, "The next phase of the Microsoft OpenAI partnership", 27 Apr 2026: OpenAI boleh melayani semua produk di awan mana pun; lisensi Microsoft non-eksklusif; Azure tetap mitra utama dan rilis pertama. https://openai.com/index/next-phase-of-microsoft-partnership/
- OpenAI dan Microsoft, "Joint Statement from OpenAI and Microsoft", 27 Feb 2026: Azure eksklusif untuk API stateless OpenAI (sebelum amandemen April). https://openai.com/index/continuing-microsoft-partnership/
- OpenAI, "The next chapter of the Microsoft–OpenAI partnership", 28 Okt 2025: eksklusivitas API Azure sampai AGI. https://openai.com/index/next-chapter-of-microsoft-openai-partnership/
- AWS What's New, "Amazon Bedrock now offers OpenAI models, Codex, and Managed Agents (Limited Preview)", 28 Apr 2026. https://aws.amazon.com/about-aws/whats-new/2026/04/bedrock-openai-models-codex-managed-agents/
- AWS What's New, "GPT-5.5, GPT-5.4, and Codex from OpenAI are now generally available on Amazon Bedrock", 1 Jun 2026: harga sama dengan tarif first-party OpenAI. https://aws.amazon.com/about-aws/whats-new/2026/06/amazon-bedrock-openai-models-codex-generally-available/
- Reuters (Krystal Hu), "OpenAI to sell its top models on Google Cloud in latest enterprise push", 21 Okt 2026, via CNA: kesepakatan komputasi Google–OpenAI tahun lalu, potongan penyedia awan, Anthropic 47 persen pendapatan 2025 lewat awan Amazon dan Google. https://www.channelnewsasia.com/business/openai-sell-its-top-models-google-cloud-in-latest-enterprise-push-6478941
- The Next Web, "OpenAI brings GPT-6 Astra and Codex to Google Cloud, a rival's platform", 21 Okt 2026: kutipan Mike Leone (Moor Insights) kepada Axios. https://thenextweb.com/news/openai-models-codex-google-cloud
- Catatan GEREGET: Harga, region, dan besaran potongan Google tidak diumumkan. Konversi waktu ke WIB adalah hitungan GEREGET. Data Anthropic 47 persen hanya dari Reuters; kutipan Leone hanya dari Axios lewat TNW (Axios tidak dibaca langsung). Klaim "satu-satunya hyperscaler" adalah klaim Google. Region Jakarta Google Cloud (asia-southeast2) beroperasi sejak 2020. Re-cek sebelum publish: daftar region dan harga saat GA, status ZDR dan Confidential Compute.