Penjualan Mobil Baru Jepang Turun 3,4% pada Oktober. Kei Anjlok 10%, BYD Justru Cetak Rekor 607 Unit
Data JADA dan Zenkeijikyo (2/11/2026): 381.756 mobil baru terjual di Jepang pada Oktober, turun 3,4 persen dan pertama kali melemah dalam tujuh bulan. Kei turun 10 persen, Daihatsu kembali menyalip Suzuki, dan BYD mencatat rekor 607 unit kei, masih di bawah 0,5 persen pasar.
Penjualan mobil baru di Jepang turun pada Oktober 2026 untuk pertama kalinya dalam tujuh bulan. Data dua asosiasi industri, Asosiasi Dealer Otomotif Jepang (JADA) dan Federasi Asosiasi Kendaraan Mini Jepang (Zenkeijikyo), yang dirilis Senin (2/11/2026) mencatat 381.756 unit terjual, termasuk kei car. Angka itu 3,4 persen lebih rendah daripada Oktober 2025.
Penurunan itu tidak merata. Mobil teregistrasi, yaitu kendaraan bermesin di atas 660 cc, masih naik tipis 0,5 persen menjadi 249.180 unit dan, menurut Nikkei, sudah tujuh bulan berturut-turut tumbuh. Beban datang dari kei car, kelas mobil mungil berpelat kuning yang selama ini menjadi tulang punggung pasar domestik Jepang.
Kei Turun Tiga Bulan Beruntun
Zenkeijikyo mencatat penjualan kei Oktober sebanyak 132.576 unit, turun 10,0 persen dari 147.306 unit setahun sebelumnya. Ini penurunan ketiga berturut-turut. Kei penumpang turun 10,4 persen menjadi 102.056 unit. Kei niaga turun 8,7 persen menjadi 30.520 unit, dengan van berkap mesin di depan sudah 13 bulan beruntun menyusut.
Hampir semua merek ikut turun. Honda menjual 19.764 kei, turun 2,8 persen. Nissan 11.172 unit, turun 5,2 persen. Toyota turun 14,3 persen menjadi 1.782 unit. Dari merek Jepang, hanya Mitsubishi yang naik, itu pun tipis, 0,6 persen menjadi 4.474 unit.
Nikkei memberi satu penjelasan struktural. Di segmen registrasi, model-model utama sedang ramai dirombak total, sementara di segmen kei hanya sedikit model yang baru diperbarui. Pembeli yang menunggu model baru cenderung menahan pembelian, dan pada Oktober jeda itu terlihat di angka kei.
Daihatsu Menyalip Suzuki karena Suzuki Turun Lebih Dalam
Penurunan itu justru mengubah urutan teratas. Daihatsu menjual 47.576 kei pada Oktober dan, menurut Nikkei, menyalip Suzuki yang menjual 43.498 unit. Untuk pertama kalinya dalam tujuh bulan, Daihatsu kembali menjadi merek kei terlaris.
Posisi puncak itu bukan karena Daihatsu tumbuh. Penjualan kei Daihatsu justru turun 17,7 persen dari 57.817 unit. Secara total, termasuk mobil teregistrasi, penjualan Daihatsu anjlok 19 persen menjadi 48.466 unit. Nikkei menilai ini efek basis tinggi, karena Oktober tahun lalu penjualan Daihatsu masih terdongkrak Move generasi baru yang dirilis Juni 2025. Suzuki hanya turun lebih dalam secara bulanan. Kei Suzuki berkurang 16 persen dibanding September, sedangkan Daihatsu nyaris stagnan.
Selisihnya juga tipis. Untuk kei penumpang saja, Daihatsu menjual 33.628 unit dan Suzuki 33.444 unit, selisih 184 unit, menurut hitungan situs data otomotif jpjj.jp atas tabel Zenkeijikyo. Daihatsu unggul lebih jelas di kei niaga dengan 13.948 unit, walau turun 16 persen. Di kelas yang sama, Suzuki justru naik 12,2 persen menjadi 10.054 unit, didorong truk kei yang melonjak 35,9 persen.
Kelas niaga itu pula yang disentuh Daihatsu pada hari rilis data. Zenkeijikyo mencantumkan bahwa pada Senin Daihatsu meluncurkan versi perbaikan sebagian van kei Hijet Cargo dan Atrai. Rinciannya tidak dimuat dalam rilis asosiasi, sehingga dampaknya terhadap angka November belum bisa diukur. Langkah itu setidaknya menunjukkan Daihatsu tidak hanya mengandalkan Move untuk mempertahankan posisinya.
Dalam hitungan setahun, Suzuki masih memimpin. Sepanjang Januari–Oktober, Suzuki menjual 460.376 kei, atau 33,0 persen pasar, dibanding Daihatsu 429.007 unit. Total pasar kei sepanjang sepuluh bulan itu 1.395.341 unit, hanya 1 persen di bawah periode yang sama tahun lalu, sehingga penurunan Oktober belum menjadi tren tahunan.
Rekor Kecil BYD
Satu baris di tabel Zenkeijikyo bergerak berlawanan arah. BYD, pabrikan mobil listrik asal China, menjual 607 kei penumpang pada Oktober, naik dari 442 unit pada September. Kolom "rekor tertinggi" di tabel asosiasi itu mencatat Oktober 2026 sebagai bulan terbaik BYD. Sepanjang tahun ini BYD sudah menjual 1.255 kei.
Di Jepang, satu-satunya kei BYD adalah Racco, kei listrik bertipe super height wagon yang dirancang khusus untuk aturan kei Jepang dan dijual sejak Juli. Pada bulan pertamanya, menurut Nikkei, Racco terjual 125 unit. Pertumbuhannya memang cepat, tetapi skalanya masih kecil. Pangsa BYD di pasar kei Oktober baru 0,46 persen, dan untuk hitungan Januari–Oktober kurang dari 0,1 persen.
Persaingannya akan segera bertambah. Suzuki dijadwalkan mulai menjual e SKY, kei listrik penumpang pertamanya, pada November. Pada Senin yang sama, panitia Japan Car of the Year (JCOTY) 2026–2027 memasukkan Racco dan e SKY ke dalam "10 Best Car". Daftar sepuluh mobil itu dipilih 58 juri dari 33 nominasi. Pemenangnya akan ditentukan pada babak final 3 Desember.
Subaru Naik 54,7%, Toyota Turun 5,8%
Di segmen registrasi, gambarannya lebih beragam. Data merek JADA menempatkan Toyota tetap di puncak dengan 119.964 unit, tetapi turun 5,8 persen. Honda naik 10,3 persen menjadi 31.576 unit. Nissan naik 13,3 persen menjadi 18.027 unit, dan Nikkei mengaitkan kenaikan itu dengan perombakan total SUV Kicks serta minivan Elgrand. Suzuki naik 2,2 persen menjadi 17.606 unit.
Kenaikan terbesar dicatat Subaru, 54,7 persen menjadi 10.832 unit dari 7.001 unit. JADA tidak menjelaskan penyebabnya, dan rilis merek per 2 November belum memuat rincian per model. Mazda naik 1,1 persen menjadi 8.161 unit, Lexus turun 0,8 persen menjadi 7.920 unit, dan Mitsubishi naik 4,1 persen menjadi 3.672 unit. Daihatsu, yang hampir seluruh penjualannya berupa kei, hanya menjual 890 mobil teregistrasi, turun 59,2 persen.
Mobil impor ikut tumbuh, meski definisinya perlu dicermati. JADA mencatat 34.460 unit, naik 13,9 persen, tetapi angka ini mencakup mobil merek Jepang yang dirakit di luar negeri, misalnya Nissan Kicks dan Suzuki Fronx. Sebaliknya, total mobil buatan dalam negeri turun 1,3 persen menjadi 214.720 unit.
Gabungan semua merek, menurut Nikkei, menunjukkan Honda naik 5 persen menjadi 51.340 unit dan Nissan naik 5 persen menjadi 29.199 unit. Suzuki turun 4 persen menjadi 61.104 unit karena kenaikan di mobil teregistrasi tidak cukup menutup penurunan kei.
Dalam setahun berjalan, pasar Jepang masih tumbuh. Penjualan mobil teregistrasi Januari–Oktober mencapai 2.531.836 unit, naik 3,3 persen. Pertanyaannya, apakah penurunan kei pada Oktober hanya jeda menunggu model baru, atau tanda pembeli kei mulai menahan belanja. Data penjualan per model untuk Oktober belum dirilis. Awal Desember, angka November akan menjadi data pertama yang memuat e SKY, sekaligus menunjukkan apakah rekor kecil Racco bertahan setelah Suzuki ikut masuk pasar kei listrik.
Catatan / Referensi
- JADA (日本自動車販売協会連合会), "【ブランド別】登録車新車販売台数速報(2026年10月実績)", 2 Nov 2026 (PDF lampiran rilis Nikkei): Toyota 119.964 (94,2), Honda 31.576 (110,3), Nissan 18.027 (113,3), Suzuki 17.606 (102,2), Subaru 10.832 (154,7; Okt 2025 7.001), Mazda 8.161 (101,1), Lexus 7.920 (99,2), Mitsubishi 3.672 (104,1), Daihatsu 890 (40,8; 2.180); total registrasi 249.180 (100,5); domestik 214.720 (98,7); impor 34.460 (113,9, termasuk produksi luar negeri merek Jepang); Jan–Okt 2.531.836 (103,3). https://release.nikkei.co.jp/attach/714717/02_202611021422.pdf
- Zenkeijikyo (全国軽自動車協会連合会), rilis "令和8年10月 軽自動車新車販売速報", 2 Nov 2026: kei 132.576 (−10,0%, turun 3 bulan beruntun), penumpang 102.056 (−10,4%), niaga 30.520 (−8,7%), bonnet van 13 bulan turun. https://www.zenkeijikyo.or.jp/press-14237
- Zenkeijikyo, tabel "2026年10月 軽四輪車 新車販売速報" (soku-2610.xls): per merek bulan ini/bulan lalu/tahun lalu/rekor, termasuk BYD 607 (Sep 442, rekor 2026/10, YTD 1.255, pangsa 0,46%), Daihatsu 47.576 (Okt 2025 57.817), Suzuki 43.498 (Sep 51.792), YTD Suzuki 460.376 (33,0%) vs Daihatsu 429.007, total YTD 1.395.341 vs 1.408.804. Persentase per merek dihitung GEREGET dari tabel ini. https://www.zenkeijikyo.or.jp/zenkei17/zen/wp-content/uploads/2026/11/soku-2610.xls
- Nikkei (日本経済新聞), 2 Nov 2026, laporan penjualan mobil baru domestik Oktober (berbayar; paragraf terbuka terbaca): total 381.756, turun pertama dalam 7 bulan, registrasi naik 7 bulan beruntun, Daihatsu total 48.466 (−19%) karena efek Move Juni 2025, Daihatsu salip Suzuki pertama kali dalam 7 bulan, Suzuki total 61.104 (−4%), Nissan 29.199 (+5%, Kicks/Elgrand), Honda 51.340 (+5%), sedikit model kei baru. https://www.nikkei.com/article/DGXZQOUC303IO0Q6A031C2000000/
- Nikkei, 3 Agu 2026, judul "BYDの軽EV「ラッコ」受注が700台超 7月販売は125台" (hanya judul yang terbaca, dikutip untuk angka Juli 125).
- jpjj.jp, "新車販売台数 2026年10月": kei penumpang Daihatsu 33.628 vs Suzuki 33.444 (selisih 184), niaga Daihatsu 13.948 (−16,0%), Suzuki 10.054 (+12,2%), truk kei Suzuki 4.907 (+35,9%); disebut sebagai olahan pihak ketiga atas data asosiasi. https://jpjj.jp/articles/new-car-sales-2026-october/
- Japan Car of the Year, siaran pers PR Times, 2 Nov 2026: 10 Best Car dari 33 nominasi oleh 58 juri, termasuk Suzuki e SKY dan BYD Racco; sesi uji 18 Nov di Sodegaura Forest Raceway; final 3 Des 2026. https://prtimes.jp/main/html/rd/p/000000022.000068308.html
- Zenkeijikyo, kolom "新車情報" di halaman rilis yang sama: "2026.11.02 ダイハツ、軽貨物車「ハイゼットカーゴ」「アトレー」を一部改良して発売".
- Konteks e SKY dijual November: draf GEREGET 6 Okt 2026 (Nikkei/Nikkei Asia).