BlackRock Ajukan ETF Bitcoin Berpelindung Rugi. Lantai Kerugian Sekitar 10%, Plafon Untung Belum Ditetapkan
BlackRock mendaftarkan iShares Bitcoin Managed Protection ETF (PBIT) ke SEC. Dana ini memakai opsi atas IBIT untuk membatasi rugi sekitar 10% per tranche, dengan plafon untung yang mengikuti harga opsi. Biaya dan bursanya masih kosong di prospektus.
BlackRock, manajer aset terbesar di dunia, mengajukan pendaftaran ETF bitcoin yang dirancang menahan kerugian investor saat harga bitcoin jatuh, dengan imbalan keuntungan yang dibatasi saat harga naik. Dana bernama iShares Bitcoin Managed Protection ETF berkode PBIT itu tidak membeli bitcoin. Ia membeli dan menjual kontrak opsi atas iShares Bitcoin Trust (IBIT), ETF bitcoin spot milik BlackRock sendiri.
Dokumen pendaftarannya, formulir 485APOS atas nama iShares Trust, masuk ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) pada Senin (19/10/2026). BlackRock memilih jalur efektif 75 hari setelah pengajuan, yang menurut hitungan GEREGET jatuh sekitar 2 Januari 2027, dan prospektusnya memang bertanggal "____, 2027". Biaya pengelolaan, bursa tempat dana itu akan diperdagangkan, dan contoh biaya tahunan masih dibiarkan kosong.
Lantai 10 Persen dengan Banyak Syarat
CoinDesk, yang memberitakan pengajuan ini pada Selasa (20/10), menulis bahwa dokumen BlackRock tidak merinci seberapa besar perlindungan yang ditawarkan. Prospektus yang dibaca GEREGET sebenarnya memuat angkanya, meski dikelilingi syarat.
Dana ini memegang tiga kelompok opsi (tranche) yang waktunya tumpang-tindih. Tanggal mulainya dibuat berselang sebulan dalam satu kuartal, sehingga setiap bulan satu tranche berakhir dan satu tranche baru masuk. Di setiap tranche, dana membeli opsi beli (call) dengan harga pelaksanaan (strike) di bawah harga IBIT saat itu, lalu menjual opsi call dengan strike di atas harga. Kombinasi beli-jual itu dalam bahasa pasar opsi disebut call spread.
Strike opsi yang dibeli "biasanya" dipasang sekitar 90% dari harga aset acuan, tulis BlackRock. Dengan begitu, kerugian maksimal awal sebuah tranche kira-kira 10%, sebelum biaya, dan prospektus menamai titik itu Floor. Strike opsi yang dijual menjadi plafon keuntungan, disebut Tranche Cap Value, dan besarnya ditentukan kondisi pasar ketika tranche dibuka. Premi dari opsi yang dijual dipakai untuk menambal harga opsi yang dibeli.
Syarat-syarat itu yang membuat angka 10% tidak bisa dibaca sebagai janji. BlackRock menulis bahwa dana punya "keleluasaan luas" untuk menaikkan atau menurunkan titik perlindungan kapan saja. Karena tranche-nya bertumpuk, dana tidak memberikan lantai maupun plafon yang tetap, dan investor diminta tidak berharap mendapat hasil yang sama dengan pemegang satu tranche dari awal sampai akhir. Jika bitcoin naik setelah sebuah tranche dibuka, potensi rugi yang dihitung dari harga terbaru akan melebihi 10%. Angka-angka itu juga belum dipotong biaya pengelolaan, yang besarnya belum diisi.
Sisa aset diparkir di kas, reksa dana pasar uang, dan surat utang jangka pendek. Bunganya diharapkan ikut menutup biaya opsi, walau prospektus mengingatkan bahwa instrumen itu tidak menjamin perlindungan. Opsinya umumnya berupa FLEX Options, kontrak bursa yang strike dan tanggal jatuh temponya bisa disesuaikan, dan penyelesaiannya dijamin lembaga kliring Options Clearing Corporation. Kalimat paling lugas ada di bagian strategi: investor "bisa kehilangan sebagian atau seluruh uangnya".
Aturan nama dana di AS mewajibkan PBIT menaruh sedikitnya 80% aset bersih pada instrumen yang memberi eksposur bitcoin atau yang menjalankan strategi perlindungan. Prospektus menulis bahwa surat utang jangka pendek yang menopang strategi itu ikut dihitung dalam batas 80% tersebut, sehingga, menurut bacaan GEREGET, porsi aset yang benar-benar bergerak mengikuti bitcoin bisa jauh lebih kecil daripada yang tersirat dari nama dana.
Calamos Lebih Dulu, dengan Dana yang Kecil
BlackRock bukan pemain pertama. Calamos Investments, manajer aset asal Naperville, Illinois, meluncurkan tiga ETF bitcoin berpelindung pada awal 2025, menurut CoinDesk. Satu melindungi penuh, dua lainnya membatasi rugi 10% dan 20% dalam periode tertentu. Calamos menaruh sekitar 90% aset di surat utang pemerintah AS dan sisanya di opsi yang terkait bitcoin.
Hasil setahun terakhir menjadi argumen utama produk semacam ini. Juru bicara Calamos mengatakan kepada CoinDesk bahwa Calamos Bitcoin Structured Alt Protection ETF – October (CBOO) hanya turun sekitar 1% sepanjang periode perlindungan yang dimulai Oktober 2025. Pada rentang yang sama, bitcoin sempat anjlok 52% dari rekor sekitar $126.000.
Laman resmi CBOO menambahkan dua angka lain. Dana itu hanya mengelola aset bersih $6,1 juta per 19 Oktober 2026, kecil untuk ukuran ETF. Untuk periode baru yang dimulai 7 Oktober 2026, plafon keuntungannya 8,32% sebelum biaya (7,63% setelah biaya) selama sekitar setahun, dengan perlindungan 100%. Investor yang masuk pada hari pertama itu nyaris tidak menanggung rugi jika bitcoin jatuh (setelah biaya, perlindungannya 99,31%), tetapi juga tidak akan menerima lebih dari sekitar 8% jika bitcoin naik dua kali lipat. Calamos sendiri menulis bahwa hasil itu hanya berlaku bagi yang membeli di awal periode dan menahan sampai akhir.
PBIT mengambil jalan berbeda. Perlindungannya lebih tipis, tetapi tranche-nya bergulir setiap bulan, sehingga investor tidak perlu menunggu tanggal mulai periode tahunan untuk masuk. Berapa plafon keuntungannya baru akan terlihat setelah dana berjalan. BlackRock berjanji memuat data tranche, plafon, dan titik perlindungan di iShares.com.
Opsi atas Produk Sendiri
Satu kalimat dalam prospektus menjelaskan kepentingan BlackRock. Karena PBIT memakai opsi atas IBIT, tulis perusahaan itu, aktivitas dana "dapat menambah aset di IBIT dan secara tidak langsung menaikkan biaya" yang diterima BlackRock Fund Advisors dan afiliasinya. Pengungkapan semacam ini lazim dalam prospektus. Isinya tetap menunjukkan arah strategi: BlackRock membangun lapisan produk di atas IBIT.
IBIT adalah ETF bitcoin spot terbesar di AS, dengan aset lebih dari $65 miliar menurut CoinDesk. Pada Juni, BlackRock meluncurkan Bitcoin Premium Income Fund (BITA), yang memegang bitcoin dan saham IBIT sambil menjual opsi call atas sekitar 25–35% portofolionya untuk menghasilkan pendapatan bulanan. Jay Jacobs, kepala ETF ekuitas BlackRock di AS, waktu itu mengatakan kepada CoinDesk bahwa ada investor yang ingin mendapat pendapatan sambil tetap memegang posisi bitcoin yang besar.
PBIT menyasar kebutuhan yang lain: ikut menikmati kenaikan bitcoin tanpa harus menanggung kejatuhan setengah harga. Prospektus menyebut dana ini "non-diversified", tidak berinvestasi langsung pada bitcoin atau produk bursa bitcoin, dan dikelola tiga manajer portofolio BlackRock, yakni Erin Armstrong, Kyle McClements, dan Richard Mejzak.
Masuk di Pekan yang Gelisah
Pengajuan ini datang ketika pasar sedang memburu perlindungan. Bitcoin turun ke sekitar $81.400 pada Selasa (20/10), menurut CoinDesk, ketika saham cip di Asia rontok dan indeks Kospi Korea Selatan jatuh 3,73%. Di bursa opsi Deribit, kontrak put (opsi jual) diperdagangkan lebih dari dua kali lipat kontrak call dalam 24 jam, dan put $80.000 yang jatuh tempo 30 Oktober menjadi kontrak teramai.
Arus dana ke ETF bergerak ke arah sebaliknya, tetapi hanya ke satu pintu. Pada Senin, hari yang sama dengan pengajuan PBIT, IBIT menyerap dana bersih $665,2 juta, terbesar sejak 7 Oktober tahun lalu, menurut data SoSoValue yang dikutip CoinDesk. Total ETF bitcoin spot AS hari itu mencatat masuk $526,6 juta, karena FBTC milik Fidelity dan GBTC milik Grayscale justru kehilangan dana.
Bagi investor di luar AS, PBIT pada dasarnya produk bursa AS. Dokumen tambahan (SAI) hanya menyebut bahwa saham dana "mungkin" juga dicatatkan di bursa non-AS tertentu, tanpa nama bursa.
SEC masih bisa memberi komentar atau meminta perubahan sebelum pendaftaran berlaku. Sampai prospektus final terbit, dua angka yang paling menentukan masih kosong: biaya pengelolaan dan plafon keuntungan tranche pertama.
Catatan / Referensi
- iShares Trust (BlackRock), formulir 485APOS, Post-Effective Amendment No. 2,895, diajukan ke SEC 19 Okt 2026: nama dana, kode PBIT, strategi tiga tranche call spread atas IBIT, strike sekitar 90% (Floor sekitar 10%), Tranche Cap Value, FLEX Options, keleluasaan dana, pengungkapan biaya ke BFA, efektif 75 hari setelah pengajuan, manajer portofolio. https://www.sec.gov/Archives/edgar/data/1100663/000119312526425335/d144515d485apos.htm
- CoinDesk (Helene Braun), "BlackRock seeks to shield bitcoin investors from losses after rival fund weathers 50% crash", 20 Okt 2026: kinerja CBOO menurut juru bicara Calamos, peluncuran Calamos 2025, struktur 90% Treasury, BITA, kutipan Jay Jacobs, aset IBIT. https://www.coindesk.com/markets/2026/10/20/blackrock-seeks-to-shield-bitcoin-investors-from-losses-after-rival-fund-weathers-50-crash
- Calamos, laman Calamos Bitcoin Structured Alt Protection ETF – October (CBOO), dibaca 21 Okt 2026: aset bersih $6,1 juta per 19 Okt 2026, periode baru 7 Okt 2026, plafon 8,32%/7,63%, perlindungan 100%, syarat periode hasil. https://www.calamos.com/funds/etf/calamos-bitcoin-structured-alt-protection-etf-october-cboo/
- CoinDesk (Francisco Rodrigues), "Bitcoin ETFs just saw their biggest day in a month thanks entirely to BlackRock", 20 Okt 2026: arus IBIT, FBTC, GBTC per SoSoValue. https://www.coindesk.com/business/2026/10/20/bitcoin-etfs-just-saw-their-biggest-day-in-a-month-thanks-entirely-to-blackrock
- CoinDesk, "Bitcoin drops to $81,400 as Asian chip stocks tumble, options traders seek downside protection", 20 Okt 2026: harga bitcoin, Kospi, aktivitas put di Deribit. https://www.coindesk.com/markets/2026/10/20/bitcoin-drops-to-usd81-400-as-asian-chip-stocks-tumble-options-traders-seek-downside-protection
- SEC EDGAR, data entitas BlackRock: alamat 50 Hudson Yards, New York (untuk keterangan foto). https://data.sec.gov/submissions/CIK0001364742.json
- Catatan GEREGET: CoinDesk menyebut dana ini "iShares Bitcoin Managed Protect ETF"; nama di dokumen SEC adalah iShares Bitcoin Managed Protection ETF. Angka Floor sekitar 10% dan mekanisme tranche dibaca langsung dari prospektus. Kinerja CBOO sekitar -1% hanya dari pernyataan juru bicara Calamos kepada CoinDesk. Tanggal efektif sekitar 2 Januari 2027 adalah hitungan GEREGET (19 Oktober + 75 hari) dan bisa bergeser. Re-cek sebelum publish: biaya pengelolaan, bursa pencatatan, perubahan nama atau strategi di amandemen berikutnya.