China Usulkan Kontrol Ekspor 23 Teknologi AI. Bobot Model 2 Triliun Parameter Dibatasi, API Tetap Bebas

Kementerian Perdagangan China mengusulkan 23 teknologi AI masuk daftar kontrol ekspor pada 16 Oktober 2026, termasuk bobot model berparameter 2 triliun ke atas. Registrasi sementara langsung berlaku. Akses lewat API, aplikasi, dan SaaS dikecualikan; konsultasi publik sampai 15 November.

Share
China Usulkan Kontrol Ekspor 23 Teknologi AI. Bobot Model 2 Triliun Parameter Dibatasi, API Tetap Bebas
Gedung Kementerian Perdagangan China (MOFCOM) di Jalan Chang'an Timur, Beijing (27 Mei 2021). Foto: N509FZ / Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0).

Kementerian Perdagangan China (MOFCOM) bersama Kementerian Sains dan Teknologi mengusulkan 23 teknologi kecerdasan buatan (AI) masuk daftar teknologi yang dilarang atau dibatasi ekspornya. Cakupannya mulai dari bobot model bahasa besar sampai desain cip dan klaster komputasi.

Usulan itu terbit sebagai Pengumuman Nomor 48 Tahun 2026 pada Jumat (16/10/2026) pukul 16.00 waktu Beijing, atau 15.00 WIB. Drafnya belum berlaku, dan publik bisa mengirim masukan sampai 15 November lewat surel, faks, atau surat ke Biro Keamanan dan Pengendalian MOFCOM di Jalan Chang'an Timur Nomor 2, Beijing. Yang langsung berlaku sejak hari itu adalah kewajiban registrasi sementara. Perusahaan yang hendak mengekspor teknologi dalam daftar harus mendaftar dulu di platform daring kementerian, termasuk untuk ekspor yang sudah dimulai tetapi belum rampung.

Paket lengkapnya memuat 40 teknologi dari tiga bidang. Selain 23 butir AI, ada 5 butir biofarmasi (terapi sel dan gen, obat siRNA, mikroorganisme patogen) dan 12 butir fotovoltaik, dari polisilikon sampai sel surya perovskit. Dalam tanya-jawab yang dirilis bersamaan, juru bicara MOFCOM merinci 14 teknologi masuk kategori larangan dan 26 kategori pembatasan.

Tiga Ambang untuk Model Besar

Inti usulan untuk AI ada di butir 266504X, "teknologi model besar AI", dalam Lampiran 1 draf. Butir itu membatasi dua kelompok. Pertama, model yang dilatih dengan "data penting" China lalu dipakai untuk melayani pengguna; definisi data penting merujuk Undang-Undang Keamanan Data. Kedua, teknologi inti dari model yang memenuhi salah satu dari tiga ambang: komputasi pelatihan sedikitnya 10²⁶ operasi floating-point, jumlah parameter sedikitnya 2 triliun, atau kemampuan "setingkat terdepan global".

Ukuran ketiga paling kabur, dan draf mencoba menambatkannya lewat catatan kaki. "Terdepan global" berarti masuk 10 besar dunia saat ekspor terjadi, menurut peringkat publik dari lembaga evaluasi arus utama atau platform industri besar, untuk kinerja menyeluruh, kemampuan khusus, volume panggilan global, keamanan, atau efisiensi pelatihan. Dengan rumusan itu, status sebuah model bisa berganti mengikuti papan peringkat, bukan hanya mengikuti ukurannya.

Yang disebut teknologi inti pun dirinci: bobot parameter, checkpoint penting, kode sumber dasar, desain arsitektur, sampai teknik optimasi pelatihan dan akselerasi inferensi. Di kategori larangan penuh, draf menaruh model yang dilatih dengan "data inti" China serta agen AI berkinerja tinggi yang dipakai untuk infrastruktur informasi kritis, industri pertahanan, dan sistem pemerintahan inti.

Catatan: Bloomberg, dalam laporan yang dimuat ulang The Straits Times, menulis pembatasan menyasar model yang dilatih dengan data penting "dan" berisi sedikitnya 2 triliun parameter. Teks lampiran memisahkan keduanya sebagai butir 1 dan butir 2, sehingga ambang parameter berdiri sendiri. GEREGET memakai teks lampiran.

Agen, Cip, dan Klaster

Daftar AI tidak berhenti di model. Untuk agen, draf membatasi teknologi perencanaan yang bisa memecah perintah bahasa alami menjadi sedikitnya 20 subtugas, dengan akurasi pemecahan minimal 80 persen dan tingkat keberhasilan rata-rata 90 persen. Arsitektur multi-agen yang menjalankan 60 agen sekaligus dan sistem pemanggilan alat yang terhubung ke 200 alat pihak ketiga atau lebih juga masuk, masing-masing dengan syarat akurasi sendiri.

Ambang untuk cip terdengar lebih longgar daripada yang mungkin dibayangkan. Teknologi desain cip pemrosesan AI dibatasi jika memenuhi salah satu dari enam ciri, di antaranya butuh proses manufaktur 14 nanometer atau lebih kecil, memakai pengemasan 2.5D atau 3D, atau sekadar "memiliki kemampuan komputasi floating-point atau integer". Dibaca harfiah, ciri terakhir itu mencakup hampir semua cip pemroses. Cara kementerian menafsirkannya baru akan terlihat setelah masa konsultasi. Desain cip memori 3D NAND dan DRAM tertentu ikut masuk daftar.

Klaster komputasi besar, yang didefinisikan sebagai operator dengan lebih dari 10.000 kartu akselerator AI, terkena lewat teknologi interkoneksi berbandwidth dua arah 800 GB per detik ke atas dan teknik toleransi kesalahan untuk pelatihan terdistribusi.

Bagian paling tajam ada di urusan keamanan siber. Kategori larangan memuat teknologi pembuatan dan mutasi kode jahat yang digerakkan AI, misalnya yang tingkat keberhasilan serangannya sedikitnya 60 persen terhadap detektor malware multi-mesin. Kategori pembatasan memuat penemuan celah keamanan berbantuan AI, salah satunya sistem yang dalam satu kali jalan bisa menemukan lima atau lebih celah berisiko tinggi yang belum pernah diungkap di sebuah proyek sumber terbuka besar.

Bobot Terbuka dan API Lolos

Bagi pengguna di luar China, pengecualiannya justru lebih menentukan daripada daftarnya. Teknologi yang sudah masuk ranah publik lewat sumber terbuka (open source) atau makalah akademik tidak dikelola, tulis catatan kaki lampiran. Membuka sumber teknologi yang dibatasi, membangun pusat komputasi milik sendiri di luar negeri, fabrikasi cip di luar negeri, riset bersama, dan penyusunan standar internasional mendapat "lisensi otomatis". Juru bicara MOFCOM menggambarkannya sebagai "即报即出", lapor lalu langsung keluar.

Juru bicara itu juga menjawab pertanyaan yang paling ditunggu perusahaan AI China yang sedang berekspansi. Memasang model yang dibatasi secara lokal di luar negeri terhitung ekspor teknologi, kecuali di cloud milik sendiri, yang bisa memperoleh lisensi otomatis. Sebaliknya, menawarkan model yang dibatasi lewat API, aplikasi atau web, SaaS, atau versi ringan di perangkat "tidak termasuk dalam cakupan pengelolaan ekspor teknologi model besar". Setelah aturan berlaku, katanya, "sebagian besar teknologi AI tetap bisa diekspor secara bebas".

Jadi yang benar-benar diatur adalah pemindahan bobot dan resep secara privat ke pihak asing: lisensi bobot untuk dipasang di server pembeli, pengalihan hak kekayaan intelektual, atau berpindahnya kendali perusahaan ke pemilik asing. Dengan penjelasan itu, pengembang di Jakarta yang sekadar memanggil model China lewat API berada di luar cakupan.

Draf tidak menyebut satu pun nama model. Bloomberg menyebut Kimi K3 milik Moonshot AI dan Qwen3.8-Max milik Alibaba sebagai contoh model di atas ambang 2 triliun parameter. Keduanya sudah membagikan bobotnya ke publik. Kartu model Kimi K3 di Hugging Face mencantumkan 2,8 triliun parameter dengan bobot penuh di bawah lisensi Kimi K3. Alibaba merilis bobot Qwen3.8-2.4T-A95B pada 12 Agustus, meski menurut analisis S5 Labs yang bisa diunduh hanya checkpoint teks, sementara input visual dan konteks 1 juta token versi Max tetap tinggal di layanan cloud. Kementerian belum menjelaskan apakah fitur yang tidak ikut dirilis seperti itu dianggap sudah berada di ranah publik.

Indonesia di Jalur Kemudahan

Satu kalimat dalam tanya-jawab MOFCOM menyentuh Indonesia secara langsung. Ekspor teknologi untuk kerja sama peningkatan kapasitas, berbagi teknologi, dan penyusunan aturan di antara anggota World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO) akan mendapat "lebih banyak kemudahan dan dukungan", kata juru bicara itu. Indonesia satu dari 29 negara pendiri WAICO, yang pembentukannya ditandatangani di Shanghai pada 16 Juli 2026, menurut siaran pers Kementerian Komunikasi dan Digital. Bentuk kemudahannya belum dirinci dalam draf.

Langkah ini tidak muncul tiba-tiba. Reuters melaporkan pada Juli bahwa otoritas China sudah membahas dengan Alibaba, ByteDance, dan Z.AI kemungkinan membatasi akses luar negeri ke model paling canggih mereka, termasuk yang belum dirilis. Model China, tulis Reuters, makin laku di luar negeri berkat harga yang lebih murah dan kemampuan yang terus membaik sejak model R1 DeepSeek muncul awal 2025. Daftar yang sama juga pernah dipakai Beijing pada 2020, ketika algoritma ditambahkan setelah pemerintahan Trump yang pertama menekan TikTok agar menjual bisnisnya di AS, menurut Bloomberg.

MOFCOM menyebut revisi ini pekerjaan rutin yang sudah berjalan sejak 2001 dan tidak menyasar negara, kawasan, atau entitas tertentu. Ryan Etzcorn, direktur senior di Ankura China Advisors, membacanya berbeda. "Ini lebih dari pemeliharaan rutin," katanya kepada Bloomberg. Dengan menyasar AI, energi surya, dan bioteknologi, menurut dia, Beijing memberi isyarat bahwa hubungan yang lebih tenang dengan Barat tidak berarti China akan diam di tempat.

Sampai daftar final terbit, beban penilaian ada di tangan eksportir. Juru bicara MOFCOM menegaskan perusahaan harus menilai sendiri apakah teknologi yang akan dijualnya masuk cakupan registrasi sementara. Yang belum dijawab adalah siapa yang menentukan papan peringkat mana yang dihitung untuk "10 besar dunia", dan seberapa sering daftar itu dibaca ulang setelah konsultasi ditutup 15 November.

Catatan / Referensi

  • MOFCOM, “商务部 科技部公告2026年第48号 就修订《中国禁止出口限制出口技术目录》公开征求意见并对相关技术出口实施临时登记管理”, 16 Okt 2026, 16.00 waktu Beijing: 40 teknologi (AI 23, biofarmasi 5, fotovoltaik 12); konsultasi 16 Okt–15 Nov; registrasi sementara langsung berlaku, termasuk ekspor yang belum rampung; alamat Biro Keamanan dan Pengendalian. https://www.mofcom.gov.cn/zcfb/blgg/art/2026/art_1666fcaa24424766afe0683498ff0908.html
  • MOFCOM, Lampiran 1 draf (berkas .wps, dibaca utuh termasuk catatan kaki), 16 Okt 2026: butir 266504X (10²⁶ FLOP, 2 triliun parameter, 10 besar global), 266501J, 266502J, 266505X (agen), 266506X (desain cip), 266507X (klaster >10.000 kartu, 800 GB/s), 266402J (kode jahat ≥60%), 266404X (celah keamanan); pengecualian ranah publik dan lisensi otomatis. Tautan unduhan ada di halaman pengumuman di atas.
  • MOFCOM, “商务部新闻发言人就修订《中国禁止出口限制出口技术目录》答记者问”, 16 Okt 2026: 14 larangan / 26 pembatasan; “即报即出”; API, aplikasi/web, SaaS, dan versi ringan di perangkat di luar cakupan; penempatan lokal di luar negeri = ekspor; WAICO; eksportir menilai sendiri; revisi rutin sejak 2001. https://www.mofcom.gov.cn/xwfb/xwfyrth/art/2026/art_d7661dbf62794345a221404f82a25959.html
  • Xinhua (谢希瑶, 黄韬铭), 16 Okt 2026: ringkasan penjelasan MOFCOM, sama dengan tanya-jawab di atas. https://www.news.cn/fortune/20261017/1f4b116e36124e2bb9c3c15e26bc86cb/c.html
  • Bloomberg via The Straits Times, 16 Okt 2026: Kimi K3 dan Qwen3.8-Max sebagai contoh; kutipan Ryan Etzcorn (Ankura China Advisors); preseden algoritma 2020; rumusan “dan” yang berbeda dengan lampiran. https://www.straitstimes.com/business/china-plans-ai-export-curbs-to-exert-control-over-key-tech
  • Reuters (Eduardo Baptista), 16 Okt 2026, dibaca lewat sindikasi q106fm: laporan Juli soal pembicaraan dengan Alibaba, ByteDance, dan Z.AI; DeepSeek R1. https://q106fm.com/2026/10/16/china-proposes-adding-40-ai-biotech-solar-technologies-to-export-control-list/
  • Kementerian Komunikasi dan Digital, siaran pers 17 Jul 2026: Indonesia satu dari 29 negara pendiri WAICO, penandatanganan 16 Juli di Shanghai. https://portal.komdigi.go.id/kanal-publik/berita-kini/10399
  • Hugging Face, kartu model moonshotai/Kimi-K3 (dibaca 18 Okt 2026): 2,8T parameter, bobot penuh di bawah Kimi K3 License. https://huggingface.co/moonshotai/Kimi-K3
  • S5 Labs (Joshua Wendt), 12 Agu 2026: Qwen3.8-2.4T-A95B, checkpoint teks saja, beda dengan Qwen3.8-Max di cloud. https://s5labs.io/resources/insights/qwen38-max-open-weights-revenue-share-license/
  • Catatan GEREGET: Angka dan ambang di artikel ini dari draf konsultasi, bukan aturan final. Daftar 23 butir AI tidak dihitung ulang satu per satu oleh GEREGET; angka 23, 14, dan 26 dari MOFCOM. Contoh model (Kimi K3, Qwen3.8-Max) hanya dari Bloomberg, bukan dari MOFCOM. Re-cek sebelum publish: daftar final setelah 15 November, penafsiran ciri “kemampuan floating-point atau integer” pada desain cip, dan rincian kemudahan bagi anggota WAICO.

Read more