Google Uji Iklan di AI Mode yang Terhubung ke Gmail dan Photos. Inferensinya Boleh Dipakai untuk Iklan
Google menguji iklan di AI Mode bagi pengguna Personal Intelligence yang menghubungkan Gmail dan Google Photos. Iklan tidak diambil langsung dari isi kotak masuk, tetapi ringkasan dan inferensinya boleh dipakai. Kebijakan privasi baru berlaku 16 Oktober 2026; pengiklan belum dapat kontrol baru.
Google mulai menguji iklan di AI Mode untuk pengguna yang menghubungkan Gmail dan Google Photos lewat fitur Personal Intelligence. Ringkasan, kutipan, dan inferensi yang ditarik Search dari aplikasi-aplikasi itu kini boleh ikut menentukan iklan yang tampil, bukan hanya jawaban yang diberikan.
Google mengonfirmasi uji coba itu kepada Search Engine Land, yang memberitakannya Jumat (16/10/2026) waktu AS. Menurut laporan itu, AI Mode yang memakai Personal Intelligence sebelumnya bebas iklan. Laporan itu tidak menyebut di negara mana uji coba berjalan, berapa banyak pengguna yang terkena, atau kapan diperluas. Pada hari yang sama, kebijakan privasi Google berganti tanggal efektif menjadi 16 Oktober 2026.
Personal Intelligence sendiri bukan fitur kecil lagi. Google meluncurkannya di AI Mode pada 22 Januari sebagai fitur Labs untuk pelanggan Google AI Pro dan Ultra berbahasa Inggris di AS, membukanya untuk pengguna gratis di AS pada Maret, lalu pada konferensi I/O 19 Mei memperluasnya ke "hampir 200 negara dan wilayah" dalam 98 bahasa tanpa langganan, tulis Wakil Presiden Search Elizabeth Reid di blog Google.
Kata Kuncinya "Langsung"
Jejak tertulis perubahan ini paling jelas ada di halaman bantuan Google Search tentang aplikasi konten yang terhubung. Untuk pertanyaan apakah kotak masuk Gmail atau pustaka Google Photos dipakai untuk iklan, jawabannya satu kalimat: iklan "tidak akan didasarkan secara langsung" pada keduanya. Paragraf berikutnya membuka pintu. Jika pengguna menghubungkan aplikasinya, Search dapat merujuk ringkasan, kutipan, dan inferensi dari sumber-sumber itu untuk mempersonalisasi pengalaman, dan "info yang sama dapat dipakai untuk menampilkan iklan kepada Anda, supaya iklannya lebih membantu".
Seluruh perbedaannya bertumpu pada kata "langsung". Sistem iklan tidak mencocokkan iklan dengan isi surel satu per satu, tetapi apa yang disimpulkan Search dari surel itu bisa ikut memilih iklan. Contoh yang dipakai Google sendiri untuk jawaban AI Mode adalah reservasi hotel dan jadwal penerbangan di Gmail, yang dipakai untuk merekomendasikan restoran di dekat hotel. Halaman bantuan itu tidak memberi contoh serupa untuk iklan.
Kebijakan privasi yang berlaku 16 Oktober memakai pola yang sama. Google tidak menampilkan iklan personal berdasarkan konten dari Drive, Gmail, atau Google Photos, "kecuali Anda memilih membuat data dari layanan-layanan ini tersedia bagi layanan Google lain yang mendukung iklan personal", demikian bunyi kebijakan itu.
Pengecualian itu paling terasa di sebuah artikel lama blog Google. Pada 9 Februari 2023, Direktur User Trust and Privacy Google Karin Hennessy menulis bahwa konten di Drive, Gmail, dan Photos "tidak pernah dipakai untuk keperluan iklan". Kalimat itu masih ada. Di belakangnya kini menempel catatan bertanggal 16 Oktober 2026: jika pengguna menyalakan fitur baru yang menghubungkan aplikasi, data dari aplikasi itu diproses untuk mempersonalisasi layanan Google lain, dan tergantung pengaturan pengguna, "subset data yang sama juga dapat dipakai untuk menampilkan iklan".
Batas yang Dijanjikan
Google mencantumkan tiga batas di halaman bantuannya. Iklan personal tidak dibuat berdasarkan kategori sensitif, yang disebutnya ras, agama, orientasi seksual, dan kesehatan. Pengiklan tidak mendapat akses ke kotak masuk Gmail atau Google Photos. Menghubungkan aplikasi adalah pilihan, dan pengguna bisa memutusnya kapan saja.
Menurut Search Engine Land, Google juga mengatakan iklan dalam uji coba tetap mencerminkan kueri pengguna, konteks jawaban AI, dan minat pengguna. Bagi pengiklan, belum ada tombol baru. Google belum mengumumkan kontrol pengiklan, opsi penargetan, atau perluasan uji coba, tulis Search Engine Land. Artinya tim performance marketing belum bisa memilih sinyal Gmail sebagai target, dan juga belum tahu apakah laporan kampanye akan membedakan tayangan yang dipilih dengan bantuan sinyal aplikasi terhubung.
Ada satu soal cakupan yang belum dijawab. Search Engine Land menggambarkan uji coba ini sebagai iklan di AI Mode. Halaman bantuan Google menulis jawabannya untuk "Search Services" secara keseluruhan, yang menurut halaman yang sama mencakup Google Search (termasuk AI Mode dan Discover), Maps (termasuk Ask Maps), Shopping, Flights, Hotels, Translate, dan News. The Keyword, yang membedah halaman itu pada 17 Oktober, mencatat Google belum menjelaskan apakah sinyal dari aplikasi terhubung hanya memengaruhi iklan di AI Mode atau juga di permukaan lain.
Data untuk Melatih Model
Halaman bantuan yang sama juga menjelaskan pemakaian lain yang lebih jauh dari iklan. Jika pengguna menghubungkan aplikasinya, Google dapat memakai data itu untuk memperbaiki layanan, termasuk melatih model AI generatif. Pelatihan tidak dilakukan langsung pada kotak masuk atau pustaka foto, tulis Google, melainkan pada ringkasan, kutipan, media hasil olahan, dan inferensi darinya. Pada surel yang pendek atau sangat relevan, ringkasannya bisa berupa surel itu sendiri.
Sebagian data yang diproses AI Mode dan Ask Maps juga dibaca peninjau manusia, termasuk penyedia jasa terlatih, setelah dilepaskan dari akun dan dikurangi informasi pribadinya. Google bahkan menulis permintaan ini di halaman itu: jangan hubungkan aplikasi jika isinya informasi pribadi atau rahasia yang tidak ingin dilihat peninjau.
Bahasa ini lebih luas daripada saat peluncuran. Di blog 22 Januari, Wakil Presiden Produk Google Search Robby Stein menulis AI Mode "tidak dilatih langsung" pada Gmail atau Photos dan pelatihannya dibatasi pada "info terbatas, seperti prompt tertentu di AI Mode dan respons model". GEREGET tidak bisa memastikan kapan rumusan halaman bantuan berubah.
Indonesia Ada di Daftar
Indonesia tercantum sebagai negara tempat pengguna berusia 18 tahun ke atas bisa menghubungkan aplikasi konten ke Search, dan bahasa Indonesia termasuk dalam 98 bahasa yang didukung. Hitungan GEREGET atas daftar di halaman bantuan menghasilkan 191 negara dan wilayah; The Keyword menulis 188. Koneksi ke Google Photos belum tersedia di semua wilayah, sedangkan Google Calendar baru untuk AS dalam bahasa Inggris. Ask Maps versi personal tersedia dalam bahasa Indonesia di Indonesia.
Ketersediaan fitur itu tidak sama dengan ketersediaan iklannya. Baik Google maupun Search Engine Land tidak menyebut apakah uji coba iklan berjalan di luar AS.
ChatGPT Mengambil Jalan Serupa
Pada hari yang sama, OpenAI memperbarui ChatGPT Ads dengan mitra pengukuran baru, yakni Northbeam, DV Rockerbox, dan INCRMNTAL, ditambah mitra pengukuran aplikasi seluler Kochava, Tenjin, dan Airbridge, menurut Search Engine Land. Pengiklan aktif juga menerima ringkasan kinerja mingguan lewat surel, dan OpenAI menguji kartu iklan yang lebih lebar dengan gambar lebih besar.
Soal personalisasi, halaman bantuan OpenAI menyebut, jika personalisasi iklan menyala, ChatGPT dapat memakai obrolan lama dan memori untuk memilih iklan. Pengguna bisa mematikannya di Ad Controls, dan pengiklan hanya menerima data agregat seperti jumlah tayangan dan klik. Polanya mirip: sinyal pribadi tetap di dalam sistem, pengiklan tidak melihat isinya. Bedanya ada di sumber sinyal. OpenAI memakai riwayat di dalam ChatGPT, sedangkan Google kini bisa memakai Gmail dan Photos, layanan yang di luar urusan pencarian.
Untuk sekarang, kendalinya ada di menu Search Services Personalization, bagian Connected Content Apps. Memutus koneksi tidak serta-merta menghapus jejak. Menurut halaman bantuan Google, mencabut aplikasi atau menghapus datanya tidak menghapus Search Services History, dan riwayat itu masih bisa dipakai untuk pengembangan produk, termasuk melatih model AI generatif.
Catatan / Referensi
- Google Search Help, “Connect your Google content apps to get a Search services experience that's tailored to you” (dibaca 18 Okt 2026): tanya-jawab iklan (“Ads will not be based directly…”, “That same info may be used to show you ads…”); kategori sensitif; tanpa akses pengiklan; cakupan Search Services; pelatihan model dari ringkasan/kutipan/inferensi; peninjau manusia; daftar negara dan 98 bahasa (Indonesia dan bahasa Indonesia tercantum); Calendar hanya AS-Inggris; Ask Maps bahasa Indonesia; Search Services History tidak terhapus saat koneksi diputus. https://support.google.com/websearch/answer/16859283?hl=en
- Google, Kebijakan Privasi, berlaku 16 Okt 2026: klausul “unless you choose to make data from these services available…”. https://policies.google.com/privacy?hl=en-US
- Google Blog (Karin Hennessy), “Your top questions about ads privacy at Google, answered”, 9 Feb 2023, dengan pembaruan 16 Okt 2026. https://blog.google/innovation-and-ai/technology/safety-security/ads-privacy-questions-answered/
- Search Engine Land (Anu Adegbola), “Google begins testing ads in AI Mode for users with Personal Intelligence enabled”, 16 Okt 2026, 12.11 ET: konfirmasi Google; sebelumnya bebas iklan; belum ada kontrol pengiklan atau perluasan. https://searchengineland.com/google-begins-testing-ads-in-ai-mode-for-users-with-personal-intelligence-enabled-496990
- Search Engine Land (Anu Adegbola), “ChatGPT Ads introduces new measurement tools and visual ad formats”, 16 Okt 2026: mitra pengukuran, surel mingguan, uji format visual. https://searchengineland.com/chatgpt-ads-introduces-new-measurement-tools-and-visual-ad-formats-496998
- The Keyword (Kole Ogundipe), 17 Okt 2026: soal cakupan Search Services vs AI Mode; 188 negara (hitungan GEREGET 191). https://www.thekeyword.co/news/google-personal-intelligence-ads
- Google Blog (Robby Stein), 22 Jan 2026: peluncuran di AI Mode untuk AI Pro/Ultra di AS; “doesn’t train directly on your Gmail inbox or Google Photos library”. https://blog.google/products-and-platforms/products/search/personal-intelligence-ai-mode-search/
- Google Blog, 17 Mar 2026: perluasan ke pengguna gratis di AS (sumber gambar utama). https://blog.google/products-and-platforms/products/search/personal-intelligence-expansion/
- Google Blog (Elizabeth Reid), 19 Mei 2026: “nearly 200 countries and territories across 98 languages — no subscription required”. https://blog.google/products-and-platforms/products/search/search-io-2026/
- OpenAI Help Center, “Ads in ChatGPT” (dibaca 18 Okt 2026): personalisasi iklan memakai obrolan lama dan memori bila menyala; pengiklan hanya menerima data agregat. https://help.openai.com/en/articles/20001047-ads-in-chatgpt
- Catatan GEREGET: Keberadaan uji coba dan klaim “sebelumnya bebas iklan” hanya dari Search Engine Land; GEREGET tidak menemukan pengumuman resmi Google tentang uji coba ini, dan postingan peluncuran Januari tidak menyebut iklan sama sekali. Negara uji coba tidak diketahui. Re-cek sebelum publish: apakah Google menerbitkan pengumuman resmi, apakah uji coba berjalan di Indonesia, dan apakah sinyal aplikasi terhubung juga dipakai di Discover, Maps, atau Shopping.