Sembilan Emiten AS Tolak Sahamnya Diperdagangkan sebagai Token di OKXICE. Broadcom dan Verizon Pakai Hak Keberatan 30 Hari
Broadcom, Verizon, CoreWeave, UnitedHealth, dan lima emiten lain menolak sahamnya diperdagangkan sebagai token di OKXICE, venue patungan OKX dan induk NYSE. Pemberitahuan publik 15 Oktober 2026 mencatat sembilan keberatan. Nasdaq juga memilih keluar untuk sahamnya sendiri.
Sembilan perusahaan yang tercatat di bursa Amerika Serikat, di antaranya Broadcom, Verizon, CoreWeave, dan UnitedHealth Group, menolak saham mereka diperdagangkan dalam bentuk token di OKXICE, venue saham tokenisasi patungan bursa kripto OKX dan Intercontinental Exchange (ICE), induk New York Stock Exchange. Dengan penolakan itu, OKXICE tidak boleh menjual token kesembilan saham tersebut selama beroperasi di bawah "innovation exemption" Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC).
Daftar penolak tercantum dalam pemberitahuan publik (public notice) OKXICE bertanggal Kamis (15/10/2026). Lima nama lainnya adalah Cerebras Systems, AppLovin, Applied Digital, Rocket Lab, dan Applied Optoelectronics. Dokumen itu tidak memuat alasan satu pun. The Block memberitakannya pada Sabtu (17/10) sore waktu New York.
Pemberitahuan itu adalah versi ketiga yang dipajang di halaman arsip OKXICE dalam dua pekan. Pada versi 4 Oktober, OKXICE mendaftar 63 saham yang hendak diperdagangkan, dari Nvidia, Apple, dan Tesla sampai Coinbase, Strategy, dan SpaceX, dan baru mencatat satu keberatan, dari Cerebras, yang memang tidak masuk daftar. Versi 8 Oktober menghapus daftar 63 saham itu dan menambah tiga penolak: AppLovin, Applied Digital, dan Rocket Lab. Versi 15 Oktober menaikkan jumlahnya menjadi sembilan. Delapan di antaranya, termasuk Broadcom dan Verizon, ada di daftar awal.
Hak Keberatan dalam Perintah SEC
Hak menolak itu lahir dari perintah SEC tanggal 17 September yang membebaskan "tokenized securities venue" (TSV) dari definisi bursa dalam Securities Exchange Act 1934. TSV adalah tempat perdagangan saham tokenisasi yang memakai kolam likuiditas otomatis (automated market maker/AMM) di blockchain, bukan buku order. Pengecualian ini sementara dan berakhir lima tahun setelah terbit di Federal Register pada 22 September.
Untuk saham yang ditokenisasi pihak ketiga, bukan oleh emitennya sendiri, syaratnya jelas. Venue wajib mengirim pemberitahuan tertulis ke kantor pusat emiten dan menunggu sedikitnya 30 hari kalender sejak surat diterima. Jika dalam 30 hari itu emiten menyatakan keberatan secara tertulis, venue tidak boleh memperdagangkan token saham tersebut dan dalam lima hari kerja harus memperbarui pemberitahuan publiknya, demikian bunyi perintah SEC. Diam berarti boleh, karena emiten tidak diminta memberi persetujuan.
Keberatan itu juga hanya berlaku untuk venue yang mengirim surat. Nasdaq, dalam lembar tanya-jawab untuk emiten yang diperbarui 29 September, menulis bahwa pengecualian ini tidak menyediakan opt-out menyeluruh untuk semua TSV. Setiap venue baru berarti surat baru dan hitungan 30 hari yang baru pula.
SEC sendiri sudah menduga alasan emiten akan keberatan. Dalam perintahnya, komisi itu menulis emiten bisa khawatir soal pemeliharaan daftar pemegang saham ketika token berpindah tangan di blockchain, atau soal harga yang menyimpang dari pasar utama, "terutama karena harga yang disebarkan kolam likuiditas AMM kemungkinan besar hanya didasarkan pada rasio jumlah aset di kolam itu".
Baru Satu Alasan yang Terbuka
Dari sembilan penolak, baru Applied Optoelectronics yang alasannya diketahui. Seorang juru bicara produsen komponen serat optik itu mengatakan kepada The Wall Street Journal bahwa perusahaan belum yakin bagaimana tokenisasi akan memengaruhi harga, likuiditas, dan volatilitas sahamnya, menurut The Block. Ia juga menyebut risiko investor salah paham soal keterlibatan perusahaan dalam penawaran yang tidak disponsori atau didukungnya, dan tidak melihat manfaat jelas bagi perusahaan "atau pemegang saham kami".
OKXICE tampak tidak gentar, setidaknya di atas kertas. Venue itu mengatakan kepada Journal tetap berencana membuka perdagangan puluhan saham, termasuk Nvidia, Apple, Microsoft, Amazon, Alphabet, Tesla, JPMorgan Chase, dan Walmart. Co-chair OKXICE Andrew Cuomo, mantan gubernur New York, mengatakan kepada harian itu bahwa ia memperkirakan perusahaan akan skeptis, dan menyebut venue ini langkah pertama menuju tokenisasi efek. OKXICE dan kesembilan emiten tidak segera menanggapi permintaan komentar The Block.
Nasdaq Menolak untuk Sahamnya Sendiri
Penolakan yang paling tajam justru datang dari operator bursa. Di bagian akhir lembar tanya-jawab yang sama, Nasdaq menulis bahwa setelah menimbang, perusahaan berniat agar saham Nasdaq, Inc. (NDAQ) keluar (opt out) dari TSV.
Alasannya teknis. Aturan pasar nasional AS (Regulation NMS) mewajibkan bursa menampilkan harga beli dan jual terbaik secara real time dan melaporkannya ke pita konsolidasi (consolidated tape), sumber harga acuan seluruh pasar saham AS. Pengecualian SEC tidak mewajibkan TSV melakukan itu, dan data transaksi baru wajib terbit 10 menit setelah perdagangan, tulis Nasdaq, yang menyebut hasilnya pada dasarnya sebuah "pasar bayangan" untuk saham. Jika investor bingung atau merugi di venue yang sahamnya diizinkan emiten, menurut Nasdaq, investor bisa menyalahkan emitennya. (Kritik ini datang dari calon pesaing: SEC telah menyetujui uji coba Nasdaq untuk memperdagangkan saham tokenisasi, menurut The Block.)
Harga dari Rasio Kolam
Pemberitahuan OKXICE setebal 20-an halaman menunjukkan mengapa kekhawatiran itu tidak mengada-ada. OKXICE LLC, perseroan di Texas yang dimiliki ICE dan OKC USA Holding masing-masing 50 persen, tidak mengoperasikan buku order. Perdagangan berjalan di kolam Uniswap v4 di XLayer, blockchain layer-2 milik OKX, dengan kontrak tambahan (hook) yang hanya membuka akses bagi dompet pemegang soulbound token. Token itu tidak bisa dipindahtangankan dan baru diterbitkan setelah verifikasi identitas serta penyaringan sanksi. Setiap saham dipasangkan dengan stablecoin USDC, USDG, atau USDT, dan venue buka 24 jam sehari, tujuh hari seminggu.
Kontrak pintarnya tidak memakai oracle atau data pasar eksternal. Harga di OKXICE ditentukan semata oleh rasio aset di dalam kolam, tulis dokumen itu, sehingga bisa berbeda dari harga saham aslinya, terutama di luar jam bursa utama, saat likuiditas tipis, atau ketika perdagangan dihentikan. Penyedia likuiditasnya tidak wajib terdaftar sebagai broker-dealer dan boleh menarik dananya kapan saja.
SEC juga memasang batas. Satu TSV paling banyak memperdagangkan 75 simbol saham Tier 1, kelompok saham besar seperti anggota S&P 500 dan Russell 1000 menurut Nasdaq, masing-masing dibatasi 0,25 persen dari rata-rata volume harian bulan sebelumnya. Untuk Tier 2 batasnya 250 simbol dan 2,5 persen. Pelanggaran batas volume yang kedua dan seterusnya mewajibkan perdagangan saham itu dihentikan selama tiga bulan.
Catatan: Menurut bagian risiko di pemberitahuan OKXICE, kontrak soulbound token baru diaudit secara internal, belum oleh auditor eksternal. Kontrak hook akan diaudit internal dan oleh Certified Kernel Tech sebelum dipasang. Perubahan kontrak juga berlaku tanpa jeda waktu (timelock), sehingga peserta bisa tidak mendapat pemberitahuan lebih dulu.
Pasokan Token dari Securitize
Token saham di OKXICE tidak dicetak oleh venue itu. Pihak ketiga yang disebut Tokenizer, lewat broker-dealer terdaftar, memegang satu lembar saham asli untuk setiap token yang beredar, dan pemegang token harus mendapat hak yang sama dengan pemegang saham biasa, termasuk dividen dan hak suara.
Securitize, yang sahamnya juga ada di daftar awal OKXICE, meluncurkan Securitize Stocks pada 8 Oktober dengan 12 saham di Solana, di antaranya Apple, Nvidia, Tesla, dan SpaceX. Dalam siaran persnya, perusahaan itu menyebut tokennya juga diharapkan tersedia di OKXICE dan ditawarkan bagi investor yang memenuhi syarat di AS, Uni Eropa, dan yurisdiksi lain yang diizinkan. Presiden Securitize Brett Redfearn mengatakan kepada Journal bahwa emiten bisa menolak satu venue tanpa menolak tokenisasi sama sekali, menurut The Block.
Pasarnya masih kecil, tetapi tumbuh cepat. Nilai saham tokenisasi sekitar $3,5 miliar per 15 Oktober, naik dari sekitar $680 juta di awal tahun, menurut data The Block.
OKXICE belum menyebut tanggal peluncuran. Pemberitahuan 15 Oktober juga tidak menyatakan apakah investor di luar AS boleh mendaftar, meski data identitas yang diminta dari peserta perorangan mencakup nomor jaminan sosial (social security number) AS. Yang sudah pasti, setiap surat baru ke emiten membuka tenggat 30 hari baru, dan daftar penolak di dokumen OKXICE bisa bertambah setiap kali venue itu memperbarui pemberitahuannya.
Catatan / Referensi
- OKXICE TSV, “Public Notice”, 15 Okt 2026 (PDF, dibaca 19 Okt 2026): sembilan Notice of Issuer Objection; struktur 50/50 ICE dan OKC USA; Uniswap v4 di XLayer dengan hook dan soulbound token; pasangan USDC/USDG/USDT; 24/7; tanpa oracle; risiko audit dan timelock; data KYC perorangan. https://www.okx.com/cdn/assets/files/2610/F085D8D65135AB9C.pdf
- OKXICE TSV, “Public Notice”, 4 Okt 2026 (PDF): daftar 63 saham; satu keberatan (Cerebras). https://www.okx.com/cdn/assets/files/2610/885D864537A8DF6D.pdf
- OKXICE TSV, “Public Notice”, 8 Okt 2026 (PDF): daftar saham dihapus; empat keberatan. https://www.okx.com/cdn/assets/files/2610/BF2EE6B20824F14D.pdf
- Halaman arsip pemberitahuan OKXICE TSV (versi 4, 8, dan 15 Okt 2026). https://www.okx.com/okxicetsv
- SEC, siaran pers 2026-90, “SEC Issues ‘Innovation Exemption’…”, 17 Sep 2026. https://www.sec.gov/newsroom/press-releases/2026-90-sec-issues-innovation-exemption-facilitate-trading-tokenized-nms-stock-request-comment
- SEC, Release No. 34-106402 (File No. 4-927), 91 FR 60168, terbit di Federal Register 22 Sep 2026: Issuer Notice 30 hari, keberatan per venue, pembaruan notice lima hari kerja, batas Tier 1/Tier 2, jeda tiga bulan, berlaku lima tahun; kutipan soal harga AMM. https://www.federalregister.gov/documents/2026/09/22/2026-19388/order-granting-temporary-conditional-exemptive-relief-pursuant-to-section-36a1-of-the-securities
- Nasdaq, “FAQs on the Innovation Exemption and Considerations for Issuers”, diperbarui 29 Sep 2026: tanpa opt-out menyeluruh; kritik soal harga terbaik, consolidated tape, dan data 10 menit; Nasdaq, Inc. berniat opt out. https://www.nasdaq.com/docs/listings/faq-sec-innovation-exemption
- The Block (Zack Abrams), “CoreWeave, Broadcom, Verizon among nine companies objecting…”, 17 Okt 2026, 15.56 EDT: kutipan Applied Optoelectronics, OKXICE, dan Andrew Cuomo kepada WSJ; Redfearn; uji coba Nasdaq; data pasar saham tokenisasi $3,5 miliar. https://www.theblock.co/news/markets/2026-10-17-coreweave-broadcom-verizon-among-nine-companies-objecting-to-tokenized-trading-of-their-shares-on-okxice-418859
- Securitize, siaran pers “Securitize Launches Global Onchain Trading of U.S. Stocks with Security Entitlements”, 8 Okt 2026: 12 saham di Solana; rencana di NYSE dan OKXICE; investor di AS, UE, dan yurisdiksi lain. https://investors.securitize.io/news/news-details/2026/Securitize-Launches-Global-Onchain-Trading-of-U-S--Stocks-with-Security-Entitlements/default.aspx
- CoinDesk (Krisztian Sandor), 5 Okt 2026: konteks rencana awal OKXICE. https://www.coindesk.com/markets/2026/10/05/more-than-60-u-s-stocks-including-nvidia-and-tesla-are-headed-onchain-here-s-how-it-works
- Catatan GEREGET: Kutipan Applied Optoelectronics, OKXICE, Cuomo, dan Redfearn berasal dari The Wall Street Journal yang dikutip The Block; artikel WSJ tidak dibaca karena paywall. Urutan versi 4, 8, dan 15 Oktober adalah hasil perbandingan GEREGET atas tiga PDF OKXICE. Re-cek sebelum publish: versi pemberitahuan OKXICE terbaru, tanggal peluncuran, dan apakah emiten lain menyusul.